Kamis, 10 Oktober 2013

Kopi Kamu dan Hubungannya Sama Kepribadian


Kita semua pasti tau lagu ‘Begadang’-nya Haji Rhoma Irama yang fenomenal itu, sejak nyonya Meneer masih jualan jamu. Sesungguhnya kalo kamu menyadari, lagu itu mempunyai pesan tersembunyi berupa ajakan kita untuk meminum kopi. Karena kalo kita begadang gak ngopi rasanya begadang kita kurang afdol. Ternyata, terungkap sebuah fakta bahwa sang raja dangdut ini adalah buzzer kopi.

Taukah kamu kalo kopi bisa menjadi tolok ukur jodoh kepribadian seseorang? Dari bermacam-macam kopi yang ada di dunia ini, bermacam-macam pula kepribadian penikmatnya. Sebagai salah satu penikmat kopi, gue bakal menjelaskan mengenai kepribadian kamu berdasarkan kopi yang kamu minum. Slurrrp! *nyeruput kopi* Mari kita mulai.

Espresso

Espresso, kopi yang dibuat dengan mengekstraksi biji kopi yang udah digiling, dan menyemburkan air panas di bawahnya dalam tekanan tinggi. Espresso berasal dari bahasa Italia yang berarti express atau "cepat" karena dibuat memang untuk segera disajikan.

Umm, kalo kamu suka minum kopi espresso kamu orangnya ramah dan adaptif (gampang beradaptasi). Kamu sama kayak rasa kopinya, disukai banyak orang. Numero uno!

Double Espresso

Double Espresso ini gak jauh beda sama espresso, bedanya cuma di porsinya aja. Kalo kamu penikmat kopi double espresso, kamu orangnya gak banyak omong dan pekerja keras, motto kamu ‘talk less do more’. Kalo kamu mengalami kegagalan, kamu selalu mencoba lagi dan lagi sampe kamu berhasil.

Triple Espresso

Kopi ini adalah porsi terakhir dari kopi espresso, kalo kebanyakan nanti kembung dan deg-degan parah. Kalo kamu penyuka kopi ini, kepribadian kamu tergolong orang yang antusias dan obsesif. Kamu akan mengejar atau mengerjakan suatu hal dengan sepenuh hati, dan gak akan berhenti menjadi untuk mendapatkan hasil terbaik. Keren!

Mocha

Mocha adalah kopi yang terbuat dari campuran espresso ditambah coklat dan susu. Kamu mungkin lebih familiar mengenal kopi ini dengan nama Moccacino. Nama Mocha sendiri sebenarnya sebuah nama salah satu kopi dari daerah Mocha, di Yaman.

Kalo kamu suka minum kopi mocha, kamu tipikal orang yang menyenangkan dan kreatif. Kamu mudah bergaul dan suka mencoba hal baru.

Latte

Latte berasal dari bahasa Italia yang artinya terlambat kopi susu. Latte terbuat dari espresso atau kopi yang dicampur susu dan memiliki lapisan busa yang tipis di bagian atasnya. Gak sampe tumpeeh tumpeeh ~

Peminum kopi ini orangnya sigap tapi sering bingung buat ngambil keputusan, sebenarnya orang ini tipe pemikir yang baik, dia cuma butuh diyakinin dan dikasih kepercayaan. Gitu.

Cappuccino

Siapa yang gak tau kopi ini? Kopi enak yang dibuat dari espresso dan cincau susu, yang bisa bagian bisa atasnya suka digambar itu. Penyuka kopi cappuccino biasanya tipe orang yang hangat dan murah tersenyum, tapi kadang pelupa. Jadi, orang berkepribadian ini butuh teman yang gak pernah bosen untuk ngingetin.

Macchiato

Macchiato terbuat dengan mencampurkan espresso dengan susu. Kepribadian orang yang suka minum Macchiato ini rata-rata pendiam dan introvert. Agak susah dideketinnya, tapi kalo udah klop bakal akrab.

Lagu-Lagu Soundtrack Kartun yang Pasti Pernah (atau Masih) Kamu Hafal


Tidaklah mungkin bisa dilupakan, ketika dulu, sore-sore, sehabis kita mandi setelah pulang dari madrasah, pulang dari main bola, atau pulang dari les, kita duduk manis menghadap televisi, menunggu film kartun kesayangan kita muncul. Tsubasa, Hunter x Hunter, Samurai X, dan kawan-kawannya adalah teman dalam memberantas kebosanan anak generasi 90-an.

Hingga kini, setelah satu-dua dekade filmnya tak lagi diputar di TV, Nyunyu mau mengembalikan ingatanmu. Lupakan dulu lagu-lagu pop nan galau di playlist-mu. Mari kita mengingat-ingat deretan lagu yang kental dengan tema semangat, dan lirik suka cita yang mengiringi film-film anime jaman dulu.

Coba setel satu persatu lagunya deh. Maka kalian akan merasakan sebuah keanehan yang luar biasa. Ya, ternyata kita masih hapal liriknya. Walau udah bertahun-tahun, ternyata liriknya masih ada yang nyantol di kepala. Ini semua karena liriknya memang sederhana dan menyenangkan. Jadi mudah diingat.

Okeh, siapin mikrofon, speaker, dan tutup pintu kamar kalian.

1. Samurai X

Sejak awal, kita digeber sama irama yang nge-beat dari lagu ini. Seru banget. Walau liriknya susah dinyanyiin, tapi cukup dengan na na na na, kita uda bisa nikmatin lagu ini.

2. Kapten Tsubasa

Pada jamannya, lagu ini sangat menempel di kepala para anak. Tiap kali main bola di lapangan besar, pasti lagu ini jadi themesong-nya.

Dan siapa pula yang nggak inget dengan bagian lirik ini:
“Dragon screamer, dragon fever, no question.”

3 Hunter x Hunter

Lagu yang dibawakan oleh Keno mv dengan judul Ohayou ini cocok banget untuk anak-anak yang beranjak dewasa. Isi liriknya tentang persahabatan dan perjuangan, sesuai sama cerita filmnya yang ngangkat perjuangan empat sahabat Gon, Kilua, Kurapika, dan Leorio.

4. Honey Bee Hutchi

Entah gimana ceritanya, lagu si Hutchi ini masih sering jadi themesong cerita-cerita kegalauan yang super tragis.

5. Sinchan

Lagu bercorak kanak-kanak ini ternyata masih asik untuk didenger di umur segini. Denger lagu ini bikin ngerasa hidup enteng banget.

“Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asik.”

6. Kobochan

Bukan, ini bukan air yang dipake untuk cuci tangan. Ini adalah Kobochan, anak kecil lugu yang cerita kehidupannya lucu. Lagunya asik loh untuk nemenin kerja.

7. P-Man

Sekali lagi, bukan! ini bukan suaminya Bibi. Itu paman. Ini P Man, seorang superhero remaja yang bisa terbang dan senang membantu teman-temannya.

Kebohongan-Kebohongan di Sekolah


Sing luhur sakola, éléhkeun si bapak, bagikeun élmuna, anu sombong moal boga babaturan.

Ungkapan berbahasa Sunda di atas adalah penggalan lirik lagu dari The Panasdalam, yang bila diartikan ke bahasa Indonesia secara tidak langsung mengajarkan kita semua agar senantiasa menuntut ilmu yang baik dan luhur.

Walaupun belajar bisa di mana saja, tetapi tidak bisa dimungkiri lagi bahwasanya sekolah adalah tempat yang paling pas dan sesuai untuk belajar. Namun yang namanya anak muda, apalagi di usia-usia remaja, pemberontakan adalah kata wajib yang harus ada dalam hidup, termasuk memberontak dari peraturan-peraturan yang ada di sekolah.

Nah, sadar atau tidak, kalian pasti pernah memberontak di sekolah dengan melakukan hal-hal di bawah ini:

1.     PR
Kita semua tahu, bahwasanya PR itu perlu, apalagi dalam dunia bisnis. PR berperan sebagai penyambung lidah perusahaan. Tapi, yang mau kita bahas di sini tuh bukan PR yang itu. Hampir semua pelajar di seluruh dunia membenci PR, dan mempertanyakan apa kegunaan PR. Setidaknya itulah yang diungkapkan oleh perwakilan FEMALES (Felajar-felajar Males), sebuah organisasi pelajar rebel di Indonesia.

PR di sini is homework, atau bila di-bahasa-ndonesia-kan adalah Pekerjaan Rumah. Namun, apakah Pekerjaan Rumah itu sejenis dengan cuci piring? Ngepel? Nyapu? Dan sejenisnya? Tentunya tidak. Pekerjaan Rumah yang dimaksud di sini adalah: tugas sekolah yang harus dikerjakan di rumah. Namun lagi-lagi kita bingung, kalau itu memang tugas sekolah, kenapa kita para pelajar yang harus mengerjakan? Itu kan namanya melemparkan tanggung jawab, karena udah jelas-jelas itu kan tugasnya sekolah. Ya nggak?

Karena mau bagaimanapun keadaannya, ujung-ujungnya PR pasti dikerjain di sekolah-sekolah juga. Ngaku lu!


2.     UKS
Kalian pasti tau apa kepanjangan dari UKS kan? Yak betul, UKS adalah kepanjangan dari Ugh Kangen Sekali Usaha Kesehatan Sekolah. Sebuah fasilitas yang seharusnya dipergunakan sesuai dengan namanya, untuk mengurusi segala hal berhubungan dengan dunia kesehatan warga sekolah.

Namun, apa daya, nasi sudah menjadi bubur, bubur pun sudah menjadi kuah (masaknya kebanyakan aer). Kadang harapan tidak sejalan dengan kenyataan, fakta di lapangan berkata beda, UKS kini lebih berfungsi sebagai ‘hotel’. Yak, di mana-mana tampaknya sama saja, UKS adalah tempat para siswa-siswi numpang pacaran. UKS adalah sarang kebohongan, kadang banyak yang berpura-pura sakit demi bisa tidur-tiduran di UKS. Sungguh kreatif, kere tapi aktif.

3.     Kantolet
Awalnya memang coba-coba, tapi siapa yang tau, ujung-ujungnya jadi ketagihan. Kira-kira demikianlah ungkapan paling tepat untuk menggambarkan fenomena yang satu ini, fenomena yang bernama: kantolet, alias kantin berkedok toilet.

Yak betul, awalnya cuma coba-coba “ini guru bisa dibohongin gak ya.”  Akuilah, baik ente-ente yang sudah lulus sekolah, maupun ente yang masih sekolah, kalian semua pasti pernah nyobain, izinnya kencing, tapi mampirnya ke kantin. Sebab pada dasarnya ketika bosan dan suntuk melanda, hanya makan, minum atau ngongkronglah yang mampu menjadi penawarnya.
 
4.     Toa
Kawan sekalian, tentunya ente-ente para pelajar pastinya sudah terbiasa dengan rutinitas razia, mulai dari razia seragam, sepatu, sampai ke hal sepele seperti rambut. Maka di sinilah kita ditantang memaksimalkan apa yang ada menjadi keuntungan bagi kita, salah satunya dengan melakukan teknik TOA (toilet sebagai goa). Ketika razia melanda, pergilah ke toilet, berdiam dirilah di sana, niscaya pasti terhindar dari razia.

Karena sebagai pelajar, tentunya kita mau tak mau diharuskan patuh dan tunduk pada sistem yang ada, termasuk yang kadang dirasa tidak sesuai dengan hati nurani kita. Di sinilah peran kita sebagai anak muda ditantang, beranikah kita keluar dari zona nyaman untuk melanggar peraturan yang tidak sesuai dengan prinsip kita? Jawabannya adalah: harus berani. (tau gua juga bingung ngomong apa ini)

Cuma hati-hati dah jangan kelamaan ngumpetnya, tar brojol berabe..

Begitulah kiranya empat contoh kebohongan yang paling sering dilakukan di sekolah. Kalo ada yang mau nambahin, silakan saja sok atuh mangga.

Ini Alasan Kenapa Lenovo Pas Buat Gamers dan Music Junkie


Gamers dan music junkie bisa dibilang dua jenis pengguna gadget yang paling banyak dan kentara penampakannya. Dengan sekali lihat, bahkan ketika di tempat umum, kamu bisa tau seorang pengguna gadget itu gamers atau music junkie, atau bahkan keduanya!

Gamers biasanya akan antisosial banget sama keadaan di sekitarnya. Misalnya kalo lagi nunggu di suatu tempat, gamers bakalan ngeluarin gadget mereka. Salah satu ciri paling menonjol adalah gamers sering megang gadget mereka dengan dua tangan –seakan itu stickgame console–.

Fokusnya juga akan tinggi. Meski cuma mainin Pokopang, seorang gamers di gadget nggak bakalan memalingkan pandangan dari layar gadget-nya. Kalo diajakin ngomong, biasanya mereka akan tetap nyaut tapi mata tetap fokus ke gadget.

Para gamers juga orangnya mudah tertantang. Kalo ada games baru apalagi dengan grafis yang menjanjikan, pasti langsung pengin download dan cobain. Sayangnya, beberapa gamers kepentok sama gadget yang pas-pasan. Pas di-install games yang grafisnya mantep, eh langsung nge-lag. Mau beli gadget yang memadai banget, duitnya yang pas-pasan.

Kayaknya, Lenovo tau banget nih problem para gamers –yang mungkin merangkap sebagai anak kost juga–, pengin main game canggih, tapi duit buat beli gadget pas-pasan. Makanya, Lenovo A3000 hadir dengan harga yang nggak nyakitin kantong kamu, Cuma 2 jutaan tapi bisa memuaskan hasrat nge-game kamu.

Lihat dulu deh video ini. Gamers pasti ngilers.



 
Processor Quad Core punya Lenovo A3000 memungkinkan kamu main game-game yang tergolong canggih dan hi-end. Dijamin nggak nge-lag. Jadi, kamu bisa mainin games kesayangan kamu, semacam Modern Combat, GTA III, Final Fantasy IV, N.O.V.A. 3, sampe Angry Birds dengan tenang.

Tipe pengguna gadget satu lagi adalah music junkie. Tipe pengguna gadget yang hobi banget nyangkutin earphone di kuping ini emang suka asik sendiri. Bedanya sama gamers, music junkie kalo diajak ngomong dia akan kayak orang budeg. Jadi kamu butuh lebih dari sekali buat ngejelasin sesuatu ke dia.

Tapi ya begitulah para music junkie. Dengerin musik itu udah ritual wajib mereka setiap hari. Sehari nggak dengerin musik bisa bikin gatel-gatel. Biasanya juga, para music junkie suka merhatiin keadaan sekitar, sambil diiringin alunan lagu yang berputar di kepala, ngebayangin scene demi scene seolah itu adalah sebuah video klip.

Dan siap-siap aja kalo kamu termasuk music junkie, untuk dimanjain suara Dolby Digital Plus di Lenovo A1000. Kamu harus liat video ini dulu...


 
Dolby Digital Plus di Lenovo A1000 itu kualitas suaranya mirip-mirip sama yang kamu dengerin di bioskop-bioskop gitu. Menggelegar dan oke banget! Lebih asik-nya lagi ya, Lenovo A1000 sudah dilengkapi  gsm/voice call/data plan, jadi kamu bisa telfon-telfonan sama temen-temen kamu. Lenovo A1000 ini bisa kamu bawa pulang dengan harga 1 jutaan aja loh!

Buat kamu penggemar yang slim-slim, ada tablet Lenovo yang bodinya skriwww~ banget. Slim abis, 9.88mm gitu. Tablet yang satu ini juga bisa banget manjain kamu yang doyan nge-game di gadget. Quad core processor dijamin bikin acara nge-game kamu makin lancar tanpa nge-lag. Sedikit lebih unggul dari A3000, S6000 ini punya ketajaman resolusi layar yang mantep bingitsss. Jadi, makin maksimallah pengalaman kamu ketika main game.

Nikmatnya Barang Pinjeman


Mungkin kita sering denger kata-kata kayak “Lah, ngapain beli, minjem aja, kan banyak tuh yang punya?” Kalo dipikir-pikir emang sih, ngapain juga ya kita beli kalo bisa minjem. Kalo diinget juga, dalam sehari aja kita bisa berapa kali minjem barang orang. Bisa duit, bisa alat tulis, bisa motor, bisa makanan (terus dibalikin lagi gitu?), ya kalo untung bisa juga minjem pacar.

Ada juga mahluk Tuhan paling pedit (sekuel dari mahluk Tuhan paling seksi) yang emang udah mendedikasikan hidupnya buat minjem apa pun. Kalo emang gak ada banget yang bisa dipinjemin, baru deh doi beli. Berarti kalo kita simpulin, minjem tuh seperti nikah dengan Pak Camat. Nikmat.

Karena itu berlanjut dari artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas lebih memblusuk lagi mengenai kenikmatan jadi si Kangjem.


1. Bisa jadi kesayangan
Sekarang kalo kita lagi scrolling-scrolling di Path atau Instagram, suka nyangkut di caption seperti “Kesayanganku”, “Paling sayang”, “Sayang-sayangku”, “ Sayang Jelek”. Pokoknya semua yang mengandung kata sayang di foto-foto para cewek yang mukanya secara mata telanjang agak-agak mirip. Rambut belah tengah, bibir M, senyum kejepit, terus bibirnya oren.

Kenapa yah harus ditulis kesayangan? Apa mereka saling sayang-sayangan? Setelah kita tanya sama salah satu kembaran tersebut, mereka mengaku kalo mereka udah nganggep satu sama lain kayak sodaranya. Jadi cinta itu murni seperti kata Slank dalam lagunya yang bertajuk Kuil Cinta. Cinta kok dikuil-kuil.

Memang, banyak dalam hidup kita yang kita sayangin, mulai dari lawan jenis, binatang peliharaan, sampe.... barang pinjeman.

Walaupun statusnya emang punya orang lain, tapi gak menutup kemungkinan kalo barang pinjeman pun bisa disayangi. Bahkan kadang erotis memang, eh ironis, kita sering menemukan kalo barang pinjeman kadang lebih disayangin. Saking disayanginnya sampe pas yang punya minta dibalikin kitanya jadi posesif. “Dih.. ini kan punya lu, kok lu minta-minta?!!” (udah minjem ngamuk, kadang memang...)

2. Setelan meja
Budi masuk ke kamar Tono. Di sana dia langsung membuka-buka lemari Tono. Budi lantas menemukan beberapa potong baju yang indah. Karena tertarik, dia pun tanpa ba bi dan bu langsung mencobanya. Dan, astaga, ternyata baju itu nampak pas sekali di tubuhnya. Tono Masuk, dan ia terkejut seraya berkata, “Budi, ah.. Apakah yang engkau lakukan?” Budi beringsut segera maju dan meletakkan jari telunjuknya di bibir Tono, “Sssstss, aku pinjem aja kok.”

Dari ceritra di atas, maka kesimpulan yang dapat kita ambil adalah bahwasanya, barang yang ‘punya orang lain’ biasanya akan terasa lebih sreg, nyaman, oke, dan lebih suitable (setelan meja, asal kata suit dan table) dengan kita. Memang.

3. Gak usah beli
Walaupun KangJem belom tentu gak punya duit, tapi lebih baik kita berpikir positif, semua orang pasti suka yang gratis-gratis. Karena itu minjem lebih terasa hikmahnya. Sebenernya kita bisa nemuin win-win solution di sini. Yang minjem dapet gratisan, yang dipinjemin dapet amalnya.

Ya walau kadang dapet amalnya, tapi yang dipinjemin gak balik lagi. Sayonara.

4. Gak repot bawanya
Contoh simpelnya adalah ketika kita sekolah, pasti ada aja oknum yang ke sekolah cuma bawa satu buku atau satu tas. Mereka telah mempercayakan segenap alat tulis dan perlengkapan sekolah lainnya pada temen-temennya. Tinggal minjem...!

Ini berarti, dengan minjem kita sudah menghemat tenaga untuk ngebawa barang yang sepatutnya harus kita bawa sendiri.

5. Berasa Lebaran
“Baju baru alhamdulilah, kalo tak punya tinggal minjem aja....”

Mungkin begitulah lagu yang menjadi inspirasi KangJem... Memang, dengan adanya barang-barang pinjeman kita jadi berasa punya barang baru, yang nikmatnya tanpa uang yang harus direlakan. Semuanya tinggal coba, pas, pinjem deh. Sukur-sukur kalo yang punya lupa, bisa diterusin sampe lima kali lebaran.

Apa sih yang kalian rasain kalo pake barang pinjeman? Apakah ada kenikmatan-kenikmatan tersendiri? Yuk pinjemin cerita kalian sama kita-kita.

Ini Alasan Kenapa Lenovo Pas Buat Gamers dan Music Junkie


Gamers dan music junkie bisa dibilang dua jenis pengguna gadget yang paling banyak dan kentara penampakannya. Dengan sekali lihat, bahkan ketika di tempat umum, kamu bisa tau seorang pengguna gadget itu gamers atau music junkie, atau bahkan keduanya!

Gamers biasanya akan antisosial banget sama keadaan di sekitarnya. Misalnya kalo lagi nunggu di suatu tempat, gamers bakalan ngeluarin gadget mereka. Salah satu ciri paling menonjol adalah gamers sering megang gadget mereka dengan dua tangan –seakan itu stickgame console–.

Fokusnya juga akan tinggi. Meski cuma mainin Pokopang, seorang gamers di gadget nggak bakalan memalingkan pandangan dari layar gadget-nya. Kalo diajakin ngomong, biasanya mereka akan tetap nyaut tapi mata tetap fokus ke gadget.

Para gamers juga orangnya mudah tertantang. Kalo ada games baru apalagi dengan grafis yang menjanjikan, pasti langsung pengin download dan cobain. Sayangnya, beberapa gamers kepentok sama gadget yang pas-pasan. Pas di-install games yang grafisnya mantep, eh langsung nge-lag. Mau beli gadget yang memadai banget, duitnya yang pas-pasan.

Kayaknya, Lenovo tau banget nih problem para gamers –yang mungkin merangkap sebagai anak kost juga–, pengin main game canggih, tapi duit buat beli gadget pas-pasan. Makanya, Lenovo A3000 hadir dengan harga yang nggak nyakitin kantong kamu, Cuma 2 jutaan tapi bisa memuaskan hasrat nge-game kamu.

Lihat dulu deh video ini. Gamers pasti ngilers.



 
Processor Quad Core punya Lenovo A3000 memungkinkan kamu main game-game yang tergolong canggih dan hi-end. Dijamin nggak nge-lag. Jadi, kamu bisa mainin games kesayangan kamu, semacam Modern Combat, GTA III, Final Fantasy IV, N.O.V.A. 3, sampe Angry Birds dengan tenang.

Tipe pengguna gadget satu lagi adalah music junkie. Tipe pengguna gadget yang hobi banget nyangkutin earphone di kuping ini emang suka asik sendiri. Bedanya sama gamers, music junkie kalo diajak ngomong dia akan kayak orang budeg. Jadi kamu butuh lebih dari sekali buat ngejelasin sesuatu ke dia.

Tapi ya begitulah para music junkie. Dengerin musik itu udah ritual wajib mereka setiap hari. Sehari nggak dengerin musik bisa bikin gatel-gatel. Biasanya juga, para music junkie suka merhatiin keadaan sekitar, sambil diiringin alunan lagu yang berputar di kepala, ngebayangin scene demi scene seolah itu adalah sebuah video klip.

Dan siap-siap aja kalo kamu termasuk music junkie, untuk dimanjain suara Dolby Digital Plus di Lenovo A1000. Kamu harus liat video ini dulu...


 
Dolby Digital Plus di Lenovo A1000 itu kualitas suaranya mirip-mirip sama yang kamu dengerin di bioskop-bioskop gitu. Menggelegar dan oke banget! Lebih asik-nya lagi ya, Lenovo A1000 sudah dilengkapi  gsm/voice call/data plan, jadi kamu bisa telfon-telfonan sama temen-temen kamu. Lenovo A1000 ini bisa kamu bawa pulang dengan harga 1 jutaan aja loh!

Buat kamu penggemar yang slim-slim, ada tablet Lenovo yang bodinya skriwww~ banget. Slim abis, 9.88mm gitu. Tablet yang satu ini juga bisa banget manjain kamu yang doyan nge-game di gadget. Quad core processor dijamin bikin acara nge-game kamu makin lancar tanpa nge-lag. Sedikit lebih unggul dari A3000, S6000 ini punya ketajaman resolusi layar yang mantep bingitsss. Jadi, makin maksimallah pengalaman kamu ketika main game.

Jumat, 27 September 2013

Foto Esai: Foto Bagus Gak Harus di Tempat Keren

 
Siapa  di sini yang males jalan-jalan buat foto-foto di Jakarta? Kalo menurut kamu di Jakarta gak ada apa-apa dan gak menarik buat difoto, ya emang sih. Tapi ya gak semuanya bener juga. Sebenernya yah, di mana aja tuh pasti ada aja yang bisa difoto, ya bukan harus foto narsis juga sih. Foto-foto muka sendiri gitu. Nah, kali ini kami akan ajak kamu muter-muter di dalam kamar, sambil berilusi di Jakarta!

Kalo kamu pengen foto-foto, yang pasti kamu harus persiapkan dahulu kamera kamu baik-baik. Kamu bisa pake DSLR, atau pun kamera saku digital, bahkan kamera HP sekalipun. Setelah semua dipersiapkan dengan baik, baterainya juga sudah dicharge dan slot memori sudah disiapkan, maka kamu tinggal menentukan lokasi untuk kamu foto-foto nanti. Yang perlu dipikirkan juga tentunya transportasinya, kamu lebih enak naik apa ke sananya? Bisa naik bis, naik motor, atau jalan kaki. Yang pasti sih pas foto-foto enakan jalan kaki. Jadi kamu bisa lebih mudah ngeliat-liat objek yang bisa difoto. Jangan lupa juga siapin payung atau jas ujan, jadi aman kalo tiba-tiba sampe ujan.

Spot untuk foto juga gak mesti di tempat-tempat yang keren, malah kalo bisa kamu cari tempat yang jarang didatengin orang. Siapa tau kamu malah nemuin spot yang lebih keren lagi, selain itu juga fotonya gak bosenin alias lain dari yang lain. Bisa aja kamu turun di mana gitu, terus muter-muter aja di situ, cari objek yang oke walaupun di tempat-tempat biasa, contohnya kayak foto di bawah ini...

Nah, siapa tau aja kamu bisa dapetin momen kayak gini

Kalo kamu suka dengan foto arsitektur, kamu bisa juga cari gedung-gedung yang bentuknya keren, kan banyak tuh sekarang. Atau bisa juga rumah-rumah tua, atau gedung pabrik tua, pokoknya cari-cari aja yang kamu suka. Sekali lagi cari tempat-tempat yang gak banyak orang tau, biar objek kamu jadi lebih menarik.


Selain tempat-tempat tadi, kamu juga bisa ngakalin dengan ngambil bagian-bagian yang gak lazim orang foto, misalnya seperti ini...


Nah yang terakhir, kamu juga bisa manfaatin waktu pengambilan foto. Biasanya yang bagus tuh pagi-pagi, atau saat golden time, kira-kira hampir berdekatan dengan waktu matahari terbenam. Suka liat kan langit jadi warna-warni bagus banget, apalagi kalo abis ujan gitu? Ini beberapa contohnya...


Jadi, foto bagus tuh ternyata nggak sepenuhnya tergantung dari tempat yang jadi objek, tapi kembali ke kepekaan orang di belakang kamera itu. Tempat biasa, kalo ngambilnya tepat, bakal jadi keren juga.

Sekarang mau kan muter-muter untuk foto-foto? Jangan patah semangat kalo kamu dapet hasil yang kurang oke. Semuanya butuh proses. Semakin banyak jam terbangnya, pasti kemampuan kamu makin terasah, dan pastinya foto kamu jadi makin kece.