Jumat, 27 September 2013

Jagoan Tanpa Kekuatan Super yang Harus Kamu Tau


Jadi jagoan karena punya tenaga super? Ah itu mah biasa. Superman, Spider-Man, dan X-Men bisa jadi jagoan karena terjadi keajaiban pada dirinya. Tanpa punya kekuatan super, kayaknya mereka nggak bakal mau jadi pahlawan.
Hal ini beda jauh sama jagoan-jagoan yang muncul di serial TV tahun 90-an.

Pada era 90-an, banyak jagoan yang beraksi tanpa mengandalkan kekuatan ajaib. Bahkan ada yang cuma mengandalkan kecerdikannya dan cuma bermodal pisau lipat. Keren kan?

Untuk itu, kita wajib mengenal jagoan-jagoan itu dan kalau bisa memberikan tribute khusus kepada mereka. Siapa-siapa sajakah mereka?

The A Team

Pasti kalian masih akrab sama film satu ini. Ya, 2006 lalu, The A Team memang dibuat versi layar lebarnya. Bagi anak-anak generasi 90-an, The A Team jadi film yang penting banget.

Film bercerita tentang kelompok cowok-cowok macho bekas tentara Amerika Serikat yang bergerak sebagai kelompok tentara independen. Di beberapa episode mereka juga ikut dalam misi penyerangan di Perang Vietnam.

The A Team terdiri dari  H. M. MurdockB. A. BaracusTempleton "Faceman" Peck dan pria kulit hitam yang terkenal dengan Mohawk-nya, Hannibal Smith.

Knight Rider

Jagoan satu ini juga nggak butuh tenaga super untuk bisa beraksi. Namanya Michael Knight, yang dibintangi David Hasselhoff, seorang milioner yang senang beraksi menumpas kejahatan. Ia kemudian membuat sebuah mobil super canggih yang selalu menemaninya. Mobil hitam itu diberi nama KITT.
Gara-gara KITT ini semua anak 90-an jadi punya mimpi mobil yang dikendarai ayahnya bisa terbang dan bisa berbicara. Nggak heran deh kalau ada anak yang sering menyelinap ke dalam mobil saat di rumah dan berlagak seperti Michael Knight di KITT-nya, sok-sokan ngajak ngobrol gitu.

Airwolf

Kalau Knight Rider mengandalkan mobil canggih, serial Airwolf menampilkan helikopter hi-tech sebagai tokoh utama. Helikopter tersebut diberi nama Airwolf alias serigala udara.

Airwolf dikendalikan oleh kelompok pasukan khusus tentara Amerika. Mereka menjalani berbagai misi dengan Airwolf, seperti penyerangan atau pengintaian. Film ini berlatar Perang Dingin.

MacGyver

Kalau ditanya siapa yang paling jago di antara tokoh-tokoh serial TV tahun 90-an, maka jawabannya adalah MacGyver. Pria paruh baya yang dikenal dengan rambut jambul dan  jaket kulit  ini bisa melakukan banyak hal hanya dengan bersenjatakan pisau lipat.

MacGyver tidak tergabung di pasukan khusus, kepolisian atau tentara. Ia hanyalah seorang agen yang ditugaskan untuk menggagalkan misi kejahatan. Tokoh jagoan yang dibintangi oleh Richard Dean Anderson ini memang menolak menggunakan senjata api. Selama menjalani aksi dia hanya mengandalkan kecerdikannya dan pengalamannya sebagai seorang ilmuwan di bidang bahan peledak. Karena itulah, MacGyver cerdik memanfaatkan benda-benda di sekitarnya menjadi senjata. Bayangkan saja, di satu adegan Mac Gyver bisa menjinakkan bom hanya dengan mengandalkan permen karet.

Ini kami kasih salah satu penyelamatan terkeren MacGyver dalam perampokan di supermarket. Kerennya, ada nenek-nenek yang bantuin dia.

Temen Bengong: Animasi Kocak


Menggunakan alarm untuk ngebangunin itu emang bikin dilema. Di satu sisi kita memang butuh tenaganya biar nggak kesiangan, tapi di sisi lain kita sebel banget kalau tidur nyenyak kita diganggu oleh suara bising alarm. Film pendek ini dibuat berdasarkan ide tersebut. Ada seorang cowok yang sebel banget gara-gara tidurnya terganggu sama alarm di kamarnya. Alarmnya juga nggak cuma satu, melainkan banyak banget. Bahkan sampe ada yang ditaro di balik lemari biar susah dijangkau dari tempat tidur. Ending film ini seru dan mengejutkan, lho. Seperti apakah itu? Ya tonton aja sendiri.

Cara meyakinkan Orang Tua Kalo Dilarang Pacaran


Pernah liat kan anak bocah piyik udah gandeng-gandengan di mal?! Itu umur brapa yah? Jangan-jangan baru ganti seragam putih biru udah pacaran aja.

Apa segampang dan secepat itu ya pacaran?
Giliran yang menunggu waktu tepat, terasa nyebelin yah. Orang udah susah-susah nyari gebetan di sekolah, nemu yang rasanya udah sreg nih, mulai deketin pelan-pelan, cari nomer hapenya, terus tanya-tanya ama temennya dia sebenernya suka ama gak sih ama kamu. Hari-demi hari, akhirnya ada juga kesempatan buat jalan ama si doi. Dan..... tiba di malam penantian, akhirnya kalo udah tau ternyata sama-sama suka.

Eh, sama si orang tua ternyata gak boleh pacaran.
Kan males jadinya. Apalagi kalo ternyata yang gak dibolehin si ortu cowoknya. Mau taro di mana coba mukanya? Cowok-cowok nggak boleh pacaran. *lah emang kenapa?
Ya taro aja di tempat biasanya sih...

Sebenernya kenapa sih, orang mau pacaran aja kok susah banget? Pake dilarang-larang segala sama ortu, sirik apa yah?! Pacaran itu kan menyenangkan, itu juga bukan hal yang harus ditakutin. Terus kenapa gak boleh?

1. Orang tua pengen anaknya fokus sama pelajaran di sekolah, jangan sampe dia jadi sibuk pacaran terus jadi lupa belajar
2.Orang tua pengen anaknya milih pacar yang bener, bukan asal-asalan. Karena siapa tau aja itu yang bakal jadi mantunya ntar kan?!
3. Orang tua gak bolehin kamu pacaran bukan karena enggak boleh banget-bangetan, tapi kamu harus tau waktunya kapan, dan sama siapa, dan mereka pengen tau kamu serius apa gak... Jangan-jangan cuma baru liat profile picture orang, diliat lucu, terus langsung pengen dipacarin aja.
4. Parno.
5. Bapak juga biasanya akan lebih ngejaga baik-baik anak cewenya dan seorang ibu bakalan jagain anak cowoknya, jadi mereka bakalan merhatiin banget ketika kalian milih pacar.
6. Sirik soalnya mereka udah nggak bisa kayak gitu lagi, keribetan sama anak.
7. Bisa jadi balas dendam karena waktu mudanya mereka juga dilarang pas umur segitu.

Nah, melihat konsep yang ada di atas, kamu harus punya solusi untuk masing-masing pemikiran tersebut. Jadi kamu bisa melanggengkan keinginan kamu dan si gebetan untuk bener-bener jadian.

Caranya?!

1. Kamu harus yakinin orang tua kamu

Kalo kamu tuh udah bener-bener dewasa. Kamu udah bisa nentuin waktu. Kapan kamu belajar, kapan kamu main, dan kapan kamu punya waktu buat keluarga kamu dan pacar kamu.
 

Tes Keperawanan Itu Harus


Belakangan ini, di FB, Twitter, dan Path semuanya rame ngomonin keperawanan. Bahkan, kami lagi searching makanan, ketemunya malah berita itu.

Berawal dari rencana Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, H.M Rasyid, yang ingin masukin tes keperawanan dalam mekanisme penerimaan siswa Sekolah Menengah Atas dan sederajat di daerah itu pada 2014 nanti, seperti diberitakan vivanews.

Menurut kami itu hal yang sensitif banget. Rencana itu berlawanan sama pasal 9 ayat 1 UU 23/2002 yang mengatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya.

Di pasal itu jelas banget kan setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya, gak ada keterangan harus perawan atau nggaknya.

Poin pentingnya adalah perawan atau nggaknya perempuan gak memengaruhi kualitas dirinya termasuk secara etika dan moral, semua balik lagi sama perempuan itu sendiri. Maka dari itulah, menurut kami tes keperawanan itu harus...
 

Yang Baru Dari Samsons Setelah Tiga Tahun Ngilang


Kabar baik bagi para Samsonia. Hari ini, Rabu (21/8) Samsons mengumumkan berbagai hal baru dari mereka. Yap, setelah vakum selama sekitar tiga tahunan, akhirnya Samsons kini bakal kembali beredar, gak cuma dengan album dan logo baru saja, tetapi juga dengan vokalis baru yang menggantikan Bams.

Siapa nih vokalis barunya?

Biar Nggak Rugi Kalo Makan di Restoran Mahal


Sekarang udah banyak tempat makan yang buat ‘lucu-lucuan’ aja. ‘Lucu-lucuan’ di sini maksudnya tempat makan, harganya mahal, tapi porsinya cuma buat ngotorin gigi doang. Nah, fenomena tempat makan ‘lucu’ ini sudah menjamur di mana-mana. Malah banyak orang yang memilih ke tempat ini sekadar buat ketemuan, bincang haha-hihi sama kerabat satu geng yang unyu-unyu, arisan, meeting, foto-foto, sampe mengungkapkan rasa cinta yang terpendam dibalik daki hati.

Tapi... benih-benih persoalan mulai muncul ketika kita, yang notabene dompetnya pas-pasan, secara mendadak diajak si gebetan untuk pergi ke restoran dengan spesies itu. Mau ditolak, tar derajat kewibawaan turun, mau diiyain bayarnya pake daon? Emang Pokopang...

Kredit: 20th Century Fox

Nah, untuk itu, demi beberapa lembar duit kita yang terbang untuk makan lucu di tempat tersebut, maka kita harus meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan duit tersebut. Ini wajib hukumnya..

Apa aja yang harus kamu lakukan?


Karena di restoran mahal biasanya ada teknologi wi-fi, maka ini harus kamu berdayakan semaksimal mungkin. Bahkan yang senggak mungkin-mungkinnya.

Ajak temen-temen kamu juga kesitu, terus bikin lomba game online. Dari situ kamu tarik-tarikin biaya pendaftaran. Mayan bisa balik modal kan?

Kalo gak mau yang keliatan banget, bawa netbook kamu, jangan lupa juga list film seri yang mau kamu download. Nah, di sana langsung deh di-torrent-kan! Sambil nunggu filmnya selesai, kamu bisa sambil install-install apps juga di HP kamu. Pokoknya jangan sampe wi-finya gak kepake deh.

Berikutnya, biasain beli makanan yang isinya lebih banyak lauknya. Jadi lebih worth it aja gitu. Kalo urusan nasi, kamu bisa beli di rumah makan Padang aja atau di warteg, terus bawa ke restoran mahal itu. Selain murah porsinya gede juga. Nah, pas mau makan tinggal keluarin aja, minta piring kosong deh. Yoi!

Untuk urusan minuman, biasanya di restoran kelas kakap ada pilihan refill! Tapi untuk minuman tertentu yah, jadi jangan salah pilih. Ya biasanya sih semacam es teh manis atau lemon tea. Nah, kalo udah gini, kamu tinggal janjian aja sama temen-temen buat beli satu, tapi minumnya ganti-gantian. Bisa dong... tinggal refill kalo abis.

Analisis Cukup Mendalam Soal Komentator AHAY


Kemarin-kemarin timnas sepak bola senior dan U-23 Indonesia baru saja menggelar aksi pertandingan persahabatan dengan negara lain. Yang senior lawan Filipina, yang U-23 kontra Brunei Darussalam. Ya semoga aja dengan digelarnya aksi persahabatan ini timnas sepakbola kita nggak ngarep lebih karena udah jelas-jelas disebutin di awal laga ini adalah laga persahabatan, nggak lebih. Yaudalah, perasaan emang susah ditebak.

Selain membuat publik sepak bola tanah air kita senang gara-gara Indonesia menang, ternyata terdapat hal heboh juga nih yang hingga kini menjadi bahan perbincangan orang-orang di dunia maya. Hal hebohnya itu adalah perihal teriakan khas yang sering dilontarkan komentator, Hadi Gunawan.

Buat yang belum tau, komentator Hadi Gunawan ini sering menggunakan kata ‘AHAY!’ di hampir setiap moment menegangkan yang terjadi di lapangan, seperti, “Masih Wanggai, dia berusaha melewati bek lawan, satu-dua bek terlewati, dan AHAY bung! Sangat disayangkan masih melebaaar,” atau juga, “Indonesia melakukan serangan balik, Andik menggiring bola, diumpan kepada Syamsir Alam, masih Syamsir Alam… Syamsir Alaam! AHAY Pemirsa! Gol yang ditunggu akhirnya datang untuk Indonesia.”

Unik memang mendengar seorang komentator yang selama ini kita pandang sebagai pria yang penuh wibawa berteriak ‘AHAY’. Ada hal menarik lain yang coba kami analisis dari ‘AHAY’-nya Bung Hadi ini. Ternyata, kuat-pelannya teriaka ‘AHAY’ Bung Hadi itu tergantung pada kencangnya tendangan pemain. Jadi kalau tendangannya pelan ya cuma, “Ahay pemirsa!”, tapi kalau kencang, “AHAY Pemirsa!!!!!”

Jadi ya walaupun sedang tegang, tetep aja kalau bung Hadi udah ngomong ‘AHAY!’, semua ketegangan penonton pun akan berubah menjadi ketagihan. Iya, penonton jadi ketagihan ngedenger dan niruin suaranya. Jadi ya bukan nggak mungkin dengan naik-daunnya komentator ‘AHAY’ ini, suatu saat nanti dia bakalan punya lagu yang judulnya ‘AHAY’ dan berakhir dengan karir Go Internasional-nya dia. Ya semoga aja nama dia juga nggak ganti jadi Hadi Gunawanz deh ya.

Tapi sekadar saran dari kami nih, pokoknya bung Hadi ini cukup jadi komentator sepak bola aja ya, jangan jadi MC kondangan. Kan nggak lucu nanti pas lagi resepsi dia bilang, “Yak, saat ini dipersilahkan kepada para tamu undangan untuk menyantap makan malam, Bung! Dimohon para tamu undangan ke tempat yang disediakan, Bung! Dan yak, AHAY bung! Terdapat kambing guling di sana, Bung! Cukup banyak yang ngantre, Bung! Sangat disayangkan makanannya cepat habis, Bung! Salam olahraga!”

Satu hal yang masih kami penasaran, bagaimanakah sebenarnya ekspresi Bung Hadi ketika berteriak ‘AHAY’? Karena memang nggak pernah dita